Bus Benfica Kena Lemparan Batu, Julian Weigl dan Rekan Setimnya jadi Korban



Dua pemain Benfica, Julian Weigl dan Andrija Zivkovic harus terluka oleh serpihan kaca ketika bus tim yang ia tumpangi mendapatkan serangan berupa lemparan batu oleh beberapa oknum. Setelah mengalami insiden tersebut, keduanya langsung menjalani perawatan lebih lanjut di rumah sakit. Insiden tersebut berawal ketika Benfica melewatkan kesempatan untuk memperlebar jarak dengan Porto untuk memuluskan langkah mendulang gelar juara.

Benfica harus puas berbagi angka setelah hanya mampu bermain tanpa gol melawan Tondela. Dilansir Daily Mail , serangan terhadap bus Benfica tersebut terjadi di jalan raya utama antara stadion dan tempat latihan. Pihak klub langsung melayangkan kecamannya kepada oknum tidak bertanggung jawab yang telah membuat terluka dua pemain timnya.

"Benfica mengkritik dan mengecewakan oknum yang menyerang bus yang membawa para pemain dan menjadikannya menjadi korban," ujar pihak Benfica dalam rilisnya. "Kami akan bekerja sama sepenuhnya dengan pihak berwenang untuk mengidentifikasi pelaku dan membuatnya harus bertanggung jawab atas perilakunya," lanjutnya. Sementara itu, Julian Weigl yang menjadi salah satu korban pelemparan bus telah menyakinkan dirinya sudah merasa baik baik saja.

Mantan pemain Borussia Dortmund tersebut menyampaikan dirinya sudah dalam kondisi terbaik pasca insiden tersebut. "Saya hanya ingin memberi tahu anda bahwa saya baik baik saja," tulis Julian Weigl lewat akun instagram pribadinya. "Kami benar benar beruntung, melemparkan sesuatu ke bus tanpa peduli jika ada yang terluka? Saya tahu penggemar Benfica tidak akan pernah melakukan hal itu," tambahnya.

"Terutama minggu minggu dan hari hari terakhir ini seharusnya bisa menunjukkan kita untuk bisa menemukan solusi lebih baik untuk berdiskusi bersama daripada saling melempar batu," tambahnya. lanjut Weigl. "Terima kasih atas pesan baik anda, saya menghargai semua orang yang telah mendukung kami," tutupnya. Tentu insiden pelemparan bus tersebut cukup disayangkan mengingat situasi pelik saat ini seharusnya membutuhkan peran positif dari semua komponen, tanpa terkecuali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *