Hadi Pranoto Ungkap Beda Temuannya dengan Vaksin, Ahli Biologi Tertawa : Perlu Belajar dari Beliau



Ahli Biologi Molekuler Ahmad Rusdam Utomo, PhD menanggapi pernyataan Hadi Pranoto yang mengklaim telah menemukan antobodi Covid 19. Malahan Ahli Biologi Molekuler Ahmad Rusdam Utomo, PhD sempat tertawa ketika mendengar penjelasan Hadi Pranoto. Ada sejumlah penjelasan Hadi Pranoto yang membuat Ahmda Rusdam Utomo tertawa.

Pertama ketika Hadi Pranoto menjelaskan soal antibodi Covid 19 temuannya. "Secara tidak sengaja saya bertemu sama orang yang mungkin paling dicarai di seluruh dunia, Profesor Hadi Pranoto, profesor adalah yang menciptakan, apa nih prof nyebutnya ? serum ?" kata Anji di video Youtube. "Antobodi Covid 19," jawab Hadi Pranoto.

"Antibodi Covid 19 adalah obat untuk Covid 19 ?" tanya Anji ke HAdi Pranoto. "Iya obat untuk Covid 19, bisa menyembuhkan dan mencegah, jadi kalau vaksin itu disuntik, kalau ini kan diminum," kata Hadi Pranoto. Ahli Biologi Molekuler Ahmad Rusdam Utomo, PhD sampai tertawa mendengar penjelasan Hadi Pranoto.

Ahli Biologi Molekuler Ahmad Rusdam Utomo, PhD menjelaskan soal cara kerja antibodi pada tubuh manusia. "Sekali lagi menakansime yang tidak jamak yah, pertama ketika antibodi itu dimakan, antibodi itu perotein, sampai di dalam lambung itu sudah pasti hancur, kecuali dia memilik super antibodi yang tahan dari asam, Nah ini kita perlu belajar juga dari beliau bagaimana ceritanya, jadi perlu diklarifikasi ini tuh apa yang dia klaim,

Hadi Pranoto menyebut dengan antibodi Covid 19 yang ia klaim, bisa menyembuhkan pasien Covid 19 hanya dalam waktu dua hari saja. "Dengan antibodi Covid 19 yang kita punya kita hanya memerlukan waktu 2 3 hari," kata Hadi Pranoto. Ahli Biologi Molekuler Ahmad Rusdam Utomo, PhD mengapresiasi bila memang benar antobodi Covid 19 yang diklaim Hadi Pranoto bisa menyembuhkan dalam waktu dua hari saja.

"Terkait lama kesembuhan itu fantastis sekali bisa kita katakan, apalagi dua hari itu luar biasa, Karena kita tahu perawatan pasien bisa msapai 2 3 minggu. ribuan pasien seperti apa ? seseorang yang terinfeksi memiliki berbagai macam gejala, Ada ringan, sedang, berat dan kritis., kalau kita bicara orang kritis itu pun diklaim sebagai kesembuhan dalam waktu dua hari itu sangat fantasis mungkin dia bisa mendapat hadiah Nobel," kata Ahli Biologi Molekuler Ahmad Rusdam Utomo, PhD.

Hadi Pranoto juga menyebutkan bahwa Covid 19 bisa dibunuh dengan kepanasan mencapai 350 derajat. "karena kalau mau membunuh Covid 19 kita butuh kepanasan di tas 350 derajat, Itu virus Covid 19 baru mati," kata Hadi Pranoto saat diwawancara Anji Manji.

Ahli Biologi Molekuler Ahmad Rusdam Utomo, PhD pun kembali tertawa mendengar pernyataan Hadi Pranoto. Ahmad Rusdam Utomo menjelaskan detail komponen dalam virus. "ini menarik, jadi viurus ini sebetulnya barang yang sangat lemah juga yah, virus kan komponennya cuma dua , materi genetic dan protein dan semacam ada karbohidratnya juga,

Dan kita tahu materi genetic itu pasti rusak di suhu 100 karena dia pasti dia sudah banyak oksidasi, dia sudah denaturasi, Protein di suhu seperi itu udah pasti bentuknya beda sekali, kemampuan dia untuk menginfeksi sudah jauh sekali, Artinya kalau dibilang sampai 350 derajat kemungkinan kompenennya bukan protein bukan genetik mungkin dari Mars kita gak tahu, ya sedikit berlebihan menurut saya," kata Ahli Biologi Molekuler Ahmad Rusdam Utomo, PhD.

Klaim Temuannya Manjur Diberitakan sebelumnya, Hadi Pranoto sosok yang disebut sebut penemu obat Covid 19 yang belakangan ini viral mengaku sudah melakukan serangkaian uji coba terkait obat herbalnya itu. Menurutnya, obat herbal tersebut ampuh menangani pasien yang terjangkit corona atau Covid 19.

Bahkan, kata dia, obat itu juga sempat dibagikan kepada ratusan penonton Rhoma Irama dalam acara khitanan di Pamijahan, Kabupaten Bogor yang juga sempat viral beberapa waktu lalu karena digelar di tangah pandemi. Kebetulan, Hadi Pranoto ini merupakan anak tertua Abah Surya Atmaja yang merupakan pemilik hajat yang undang Rhoma Irama dalam acara yang timbulkan kerumunan tersebut. "Kemarin waktu acara khitanan adik kita yang paling kecil di Pamijahan itu kan semua yang dateng kita berikan terapi herbal ini, dan ketika dilakukan rapid test, mereka semuanya negatif," kata Hadi Pranoto dalam jumpa pers di Kota Bogor, Senin (3/8/2020).

Tidak hanya itu, dia juga menyebut bahwa ada seorang mantan Kepala Staf TNI Angkatan Laut yang positif Covid 19 sembuh setelah meminum ramuannya itu. "Sudah banyak. Ada salah satu pejabat negara bekas Kepala Staf Angkatan Laut Pak Ahmad Sucipto pada waktu itu masuk Rumah Sakit kemudian kita kasih obat ini beliau sembuh," katanya. Lanjut Hadi, sejauh ini obat herbal buatan tim risetnya itu dia klaim telah berhasil menyembuhkan hampir 26 ribu orang pasien Covid 19.

"(Pasien) Kita merata ya sudah di seluruh pulau Jawa kita lakukan, Sumatra, Kalimantan. Total pasien hampir 26 ribu yang sudah dibagi. Hasilnya sudah kita konfirmasi yang mengkonsumsi ini semuanya sembuh, baik hasilnya," ungkap Hadi Pranoto. Meski begitu, kemunculan obat herbal Hadi Pranoto yang disebut Antobodi Covid 19 ini jadi kontroversial setelah mencuat ke publik dikenalkan oleh musisi sekaligus Youtuber Anji, sebab sampai saat ini beberapa pihak masih meragukan obat Antobodi Covid 19 tersebut.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *