Link Live Streaming Manchester United Vs Copenhagen: Solskjaer Rasakan Situasi Aneh Liga Europa



Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, akan memanfaatkan situasi aneh Liga Europa saat melawan Copenhagen. Manchester United akan bersua dengan wakil Denmark, Copenhagen, dalam laga perempat final Liga Europa 2019 2020. Manchester United wajib menang atas Copenhagen jika ingin lolos ke babak semifinal Liga Europa 2019 2020.

Pasalnya, pertandingan babak perempat final Liga Europa kali ini hanya akan dilaksanakan satu kali di tempat yang netral. Keputusan tersebut diambil untuk mengantisipasi penyebaran virus corona yang sedang mewabah di dunia. Kondisi tersebut tentunya merupakan kondisi tidak biasa yang baru pertama terjadi di kompetisi antarklub kasta kedua benua Eropa.

Hal itu juga diakui secara langsung oleh pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer. Solskjaer mengaku bahwa laga Liga Europa kali ini kehilangan sedikit semangat karena penonton tidak bisa hadir. Akan tetapi, pelatih asal Norwegia itu akan memanfaatkan situasi tersebut dengan sebaik mungkin.

"Saya pikir ini aneh dan bukan sepakbola sebagaimana mestinya. Saya pikirkompetisisedikit berubah," ucap Solskjaer dilansir BolaSport.com dari Football 365 . "Sedikit semangathilang karena para penggemar harus berada di sana (rumah)." "Tetapi, saya harus memuji pemain kami. Mereka telah menangani situasi dengan sangat baik dan saya tahu penggemar kami tidak sabar untuk kembali ke Old Trafforduntuk mendukung kami."

"Kami hanya harus mencoba untuk memanfaatkan Liga Europa ini sekarang dan semoga bisa sejauh yang kami mampu, jadi mereka sangat menantikan untuk melihat para pemain," ujar Solskjaer lagi. Mantan penyerang Setan Merah itu pun mengaku sangat terobsesi untuk meraih gelar juara Liga Europa musim ini. "Kami memasuki musim ini dengan mengetahui bahwa Liga Europa adalah peluang besar bagi kami untuk mendapatkan trofi, untuk melangkah jauh dalam kompetisi," tutur Solskjaer.

Manchester United berhasil lolos ke babak perempat final usai mengalahkan wakil Austria, LASK Linz. Harry Maguire dkk berhasil lolos dengan kemenangan agregat telak 7 1 atas Linz. Sementara itu, Copenhagen berhasil melakukan comebacksaat menghadapi juara baru Liga Turki, Istanbul Basaksehir.

Meski sempat tertinggal 0 1 di leg pertama, Copenhagen berhasil meraih kemenangan 3 0 di leg kedua. Kobenhavn pun lolos ke babak perempat final dengan agregat 3 1. Kedua tim sama sama mengusung misi wajib menang untuk mendapatkan satu tiket berlaga di babak semifinal Liga Eropa musim ini.

Bukan perkara mudah memang bagi Copenhagen untuk bisa mengalahkan Manchester United dalam laga yang digelar satu leg tersebut. Hal ini dikarenakan Copenhagen harus melawan tim yang sedang dalam performa terbaiknya, yakni Manchester United. Manchester United memang tengah menikmati penampilan terbaiknya, dengan bukti mereka baru kalah satu kali dalam 23 pertandingan terakhir.

Performa konsisten yang diperlihatkan Manchester United tentu harus disikapi dengan jeli oleh Copenhagen jika ingin meraih tiket ke babak selanjutnya. Stale Solbakken menyadari bukan perkara mudah bagi timnya untuk menghentikan laju dari tim asal Inggris tersebut. Selain harus tampil secara sempurna, Solbakken juga menganggap timnya butuh keberuntungan untuk memenangkan laga melawan Manchester United.

"Untuk mengalahkan Manchester United, kami harus mampu bermain secara sempurna, kami membutuhkan sedikit keberuntungan juga," ujar Solbakken, dikutip dari laman resmi Copenhagen . "Kami mungkin juga berharap Manchester United tidak berada dalam performa terbaiknya nanti," katanya dalam sesi konferensi pers jelang laga. Lebih lanjut, Solbakken berharap timnya mampu menerapkan sistem pertahanan dengan baik sekaligus jeli dalam memanfaatkan setiap peluang yang ada.

"Kami harus tampil sempurna dalam bertahan, kami juga perlu memanfaatkan satu atau dua peluang yang dapatkan selama pertandingan," harap pelatih Copenhagen tersebut. "Peluangnya memang tidak besar, tetapi ini adalah keuntungan bagi kami," ungkapnya. Pelatih berusia 52 tahun itu juga menginformasikan para pemainnya telah siap tempur melawan Manchester United.

Apalagi para punggawa Copenhagen mampu memetik kemenangan telak tiga gol tanpa balas ketika menyingkirkan Istanbul Basaksehir pada leg kedua babak sebelumnya. "Kami memiliki perasaan yang baik setelah bisa beristirahat selama seminggu dan ketika pemain telah kembali, mereka sudah siap bermain bersama kami." "Kami memiliki perasaan yang baik setelah meraih kemenangan, kami akan berjuang memberikan segalanya," kata dia.

Keberhasilan melaju ke partai perempat final ternyata membuat Copenhagen menjadi tim Denmark pertama yang mencapai fase tersebut di Liga Eropa. Nama Jonas Wind diprediksi akan menjadi tumpuan utama Copenhagen untuk memetik kemenangan melawan Manchester United. Hal ini dikarenakan Jonas Wind telah mengantongi empat gol dalam empat pertandingan terakhirnya bersama Copenhagen.

*Catatan: Untuk mengakses layanan ini,penikmatsepak bola Liga Champions terlebih dahulu mesti berlangganan dengan biaya Rp 15.000 perminggu atau Rp 29.000 perbulan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *