Terkuak alasan Zlatan ibrahimovic memilih untuk menggunakan nomor punggung 11 di AC Milan untuk musim depan. Diakui oleh Zlatan ibrahimovic, pilihan untuk menggunakan angka 11 di Liga Italia 2020/2021 tak terlepas dari peran pendukung setia AC Milan, Milanisti. Di mana pada gelaran Liga Italia musim lalu, pemain asal Swedia itu mengenakan nomor punggung 21.

Nomor punggung 11 sendiri bukan nomor yang baru bagi Ibra kala membela Rossoneri julukan AC Milan . Sekadar pengingat, ketika Ibra membela Milan di musim 2010/2012, ia menggunakan nomor punggung 11. Kala itu, Ibra tampil gemilang dan membantu AC Milan meraih satu gelar juara Liga Italia.

"Saya memilih untuk mengenakan nomor 11 karena Milanisti mengenal saya yang identik dengan nomor ini," tukasnya seperti yang dikutip dari laman . Sebelum resmi memilih angka 11 untuk musim depan, Ibra santer diwartakan akan mengenakan nomor punggung sembilan. Nomor tersebut identik dengan kutukan bagi AC Milan. Mengingat mayoritas pemain yang menggunakan nomor punggung sembilan akan meredup sinarnya kala mengenakan angka tersebut.

Ibra pun menjelaskan bahwa dengan angka 11, nantinya ia berharap bahwa memori manis kala dirinya mampu menghantarkan Rossoneri sebagai kampiun Liga Italia akan kembali terulang. “Dengan angka 21, saya tidak merasa seperti Ibrahimovic di Milan pertama, jadi saya meminta nomor ini untuk merasa seperti dulu.” AC Milan diketahui baru saja mengumumkan kontrak baru untuk Zlatan Ibrahimovic, Selasa (1/9/2020) WIB.

Pemain asal Swedia itu akan merumput bersama klub yang bermarkas di Stadion San Siro hingga tahun 2021 nanti. Diketahui Ibrahimovic balik ke Milan sejak awal tahun. Dan sejak kedatangan bintang asal Swedia ini, performa Rossoneri mulai bangkit perlahan.

Atas alasan tersebut Milan pun memutuskan memakai tenaga Ibrahimovic lagi, walau sempat terjadi tarik ulur negosiasi. Ibrahimovic diyakini bakalan menerima gaji lumayan besar. Dia dibayar 7 juta euro untuk satu musim penuh. Lebih lanjut, Ibra pun memiliki ambisi untuk mampu membawa AC Milan kembali ke puncak prestasi yang pernah mereka miliki.

Selain itu, eks Inter Milan bertekad untuk kembali memasukkan AC Milan ke deretan klub elite Liga Italia. Tentunya bersandeing dengan Juventus maupun Inter Milan. “Saya datang ke sini untuk membawa Milan kembali ke level mereka, di mana mereka pantas berada." "Saya melakukan segalanya untuk mencapai tujuan yang saya tetapkan, ”kata pemain berusia 38 tahun itu.

Ia pun mengingatkan bahwa penampilan apik di sisa laga musim lalu bukanlah acuan untuk menjadi tolak ukur kekuatan tim di musim depan. Ibra meminta seluruh pemain maupun elemen yang terkait saling mendukung demi mengembalikan kejyaaan AC Milan. “Kami harus bekerja dan berkorban, tetapi enam bulan terakhir kami telah menunjukkan bahwa kami memiliki apa yang diperlukan untuk mencapai tujuan tertentu."

Ibra juga menuturkan bahwa di Liga Italia 2020/2021, idirnya dan AC Milan mematok untuk mampu meraih kemenangan alias Scudetto. “Namun, kita tidak boleh lupa bahwa kita belum memenangkan apapun. Di kepala saya, tujuannya selalu untuk memenangkan sesuatu. Musim ini kami harus menang," tukasnya. Selama enam bulan kemarin di Milan, mantan pemain Juventus dan Inter Milan itu turun dalam 20 laga di semua kompetisi dan berhasil menyumbang 11.

Catatan yang tergolong apik bagi penyerang berusia 38 tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *