Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berharapperingatan Asyura yang jatuh pada 10 Muharam membawa manfaat bagi Turki dan seluruh dunia Islam. Erdogan menuliskantersebut di Twitter pada Sabtu (29/8/2020). "Pada peringatan kemartiran (syahid) mereka, saya mengingat dengan penuh penghormatan kepada Husain, cucu nabi kita, dan seluruh martir Karbala," katanya.

"Cucu nabi kita Husain di hari Asyura ditelantarkan di Karbala ketika itu dalam keadaan kehausan dan tanpa makanan," ujar Erdogan dalam video turut diposting dalam tweet nya tersebut. Dikutip dari wikipedia, mayoritas muslim di Turki adalah penganut Sunnidengan persentase 78,2% dari keseluruhan jumlah muslim di Turki. Sementara penganut ajaran Islam Syiah di Turki berjumlah sekitar 19,8% dari total populasi muslim di Turki.

Tanggal 10 Muharam merupakan momen penting yang diperingati oleh umat muslim Syiah setiap tahunnya. Hari tersebut merupakan hari berkabungnya atas kesyahidan Husain bin Ali, cucu dari Nabi Muhammad pada Pertempuran Karbala tahun 61 H (680). Pada hari itu hampir semua pasukan Husain bin Ali, termasuk Husain sendiri syahid terbunuh, kecuali pihak perempuan, serta anak Husain yang sakit bernama Ali Zainal Abidin bin Husain.

Di Irak, peziarah biasanya berkumpul di kota Karbala, tempat pertempuran dan makam Husain bin Ali. Sementara di Iran, peringatan Asyura tahun inisedikit berbeda dengan tahun tahun sebelumnya karena wabah Virus Corona. Acara acara lebih banyak digelar di ruang terbuka dengan tetap menjaga protokol kesehatan yang ditetapkan Kementerian Kesehatan Iran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *