Tingkat kriminalitas terhadap pesepeda di Jakarta cukup signifikan. Terakhir yang viral yaitu anggota marinir yang dibegal di Jalan Medan Merdeka Barat. Karena itu Ketua Umum Bike To Work Indonesia, Poetoet Soedarjanto, memberikan tips aman bagi para sepeda mulai remaja hingga dewasa.

Poetoet mengatakan, sebaiknya para pesepeda memilih waktu dan mencari rute yang aman. Disarankan tidak bersepeda saat malam hari. "Jangan pilih waktu bersepeda pada malam atau dini hari," lanjutnya.

Dia mengatakan, para pesepeda sebaiknya menyimpan barang berharga di tempat yang aman. Sebisa mungkin, simpan di tempat yang tidak terlalu mencolok dari tatapan orang sekitar. "Simpan bawaaan berupa barang berharga di tempat yang tak mudah dilihat orang lain, sehingga pelaku tidak terpicu untuk menjambret," jelas Poetoet.

Misalnya, kata dia, jangan letakkan ponsel di kantong belakang. "Kan biasanya punya kantong kecil di dekat tempat duduk sepeda. Kalau di sana susah dijangkau penjahat," ucapnya. Jika mengenakan tas selempang, pakailah di sisi kiri.

Sebabnya, mengenakan tas di sisi kanan bakal semakin memudahkan penjahat untuk menjambret. Sebab, pesepeda biasanya melaju di sisi kiri jalan, sedangkan penjambret melaju di sisi kanan pesepeda dengan mengendarai sepeda motor. "Itu kalau terpaksa pakai tas selempang, ya. Tapi lebih baik tidak membawa tas selempang," imbaunya.

Poetoet menjelaskan, sebaiknya para pesepeda mengenali lingkungan sekitar. "Kenali lingkungan ketika bersepeda. Jika saat sedang gowes menemukan tanda tanda mencurigakan, segeralah berhenti. Jika dibutuhkan, segera cari tempat pertolongan," jelas dia. "Kalau kita ngomong Jakarta, rata rata kan tidak jauh sama gedung kantor atau tempat yang ada sekuritinya. Langsung saja belok ke sana untuk mencari perlindungan," lanjutnya.

Poetoet menyatakan, para pesepeda juga diwajibkan mengetahui titik lokasi di Jakarta yang banyak personel aparat keamanan. Bisa Tni polri atau Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta. "Hafalkan titik titik penting di rute yang biasa dilewati atau akan dilewati. Misalnya, hafalkan pos polisi, klinik, dan bengkel," tuturnya. "Seumpama ada kecelakaan, atau tindak kriminal terhadap diri sendiri maupun orang lain, kita dengan mudah mengarahkan ke tempat yang sudah kita hafal tersebut," sambungnya.

Poetoet mengatakan, dirinya selalu menerapkan tips bersepeda tersebut sehingga sampai sekarang tidak pernah mengalami kriminalitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *